138 TPP di Sulut Ikut Sertifikasi Kompetensi, Peserta: Terimakasih LSP Pro DB

| Rabu, 26/03/2025 11:41 WIB
138 TPP di Sulut Ikut Sertifikasi Kompetensi, Peserta: Terimakasih LSP Pro DB LSP Pro DB sertifikasi kompetensi 138 TPP di Sulawesi Utara (foto istimewa)

RADARBANGSA.COM - Sebanyak 138 Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kemendes PDT di Provinsi Sulawesi Utara mengikuti sertifikasi yang dilaksanakan Lembaga Sertifikasi Profesi Profesional Desa Buana (LSP Pro DB) dari tanggal 18-20 Maret 2025, TUK bertempat di Gedung Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Provinsi Sulawesi Utara.

Koordinator TPP Kabupaten Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara, Alder Wentian mengatakan, dari jumlah 138 TPP Pendamping Desa yang mengikuti proses sertifikasi tersebut merupakan Pendamping dari setiap tingkatan, mulai dari Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Provinsi, TAPM Daerah Kabupaten/ Kota, Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD).

"Pengakuan standar pendamping yang profesional melalui uji kompetensi telah melahirkan nilai pengakuan jati diri pendamping yang profesional dan mendapatkan pengakuan yang berakta legal, tentunya kami dari ujung utara NKRI Kabupaten Kepulauan Talaud mengucapkan terimakasih kepada LSP Pro DB yang telah menguji kami hingga mendapatkan rekomendasi kompeten. Semoga kedepan LSP Pro DB terus berjaya dan mewarnai Negeri ini," kata Alder.

Korordinator TA Provinsi Defri Ronald Supit menambahkan, pelaksanaan sertifikasi kompetensi oleh LSP Pro DB telah berjalan dengan baik, profesional dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Di lain hal kami juga mendapat kelonggaran dlm pembiayaan Sertifikasi. 

"TPP Provinsi Sulut sangat antusias, mengingat pentingnya Sertifikasi. Terima kasih atas peran aktif  dari LSP, diharapkan ada kegiatan lanjutan untuk TPP Sulawesi Utara yang belum melakukan Sertifikasi Profesi," ujarnya penuh haru.

Sementara itu, salah seorang asesor LSP Pro DB, Rusdin M Noor mengapresiasi para pendamping yang telah mengikuti proses sertifikasi tersebut. Menurutnya, semua pendamping yang mengikuti proses sertifikasi di Sulawesi Utara sudah memahami betul apa yang sudah mereka lakukan selama melakukan pendampingan di lapangan, sehingga sangat mempengaruhi kepada portofolio yang mereka siapkan. 

"Meskipun kebanyakan dari mereka memerlukan perjuangan ke tempat uji kompetensi karena jarak yang jauh dan banyak yang dari kepulauan, akan tetapi hal tersebut tidak menyurutkan samangat mengikuti uji kompetensi, ditambah juga kawan-kawan TPP di Sulawesi Utara yang mengikuti proses asesmen ini portofolionya bagus-bagus, sehingga kami pun sebagai asesor sangat senang," tutupnya.

Tags : Sertifikasi Kompetensi , LSP Pro DB