Bapanas Sebut Penganekaragaman Konsumsi Pangan Lokal untuk Penuhi Kualitas Gizi Nasional

RADARBANGSA.COM - Badan Pangan Nasional (Bapanas) menekankan perlunya konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman (B2SA) sebagai salah satu strategi utama menjaga ketahanan pangan dan kualitas gizi masyarakat Indonesia.
"Penganekaragaman konsumsi pangan menjadi pilar penting dalam upaya menjaga ketahanan pangan dan kualitas gizi masyarakat Indonesia," kata Direktur Penganekaragaman Konsumsi Pangan Bapanas Rinna Syawal dalam keterangan di Jakarta, Rabu, 19 Maret 2025.
Dia menyampaikan, salah satu kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah adalah melalui Perpres Nomor 81 Tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal.
"Dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia di sekitar, masyarakat dapat memperoleh akses yang lebih mudah dan luas terhadap pangan sehat, sekaligus meningkatkan perputaran roda ekonomi regional," tukasnya.
Namun, dia mengatakan bahwa tantangan dalam mengubah pola konsumsi masyarakat diakui masih cukup besar. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang lebih intensif dengan pendekatan yang menarik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.
Lebih lanjut, Rinna menegaskan bahwa pada tahun 2025, Bapanas berkomitmen mengembangkan Desa B2SA dan memperluas cakupan Rumah Pangan B2SA sebagai langkah strategis dalam mendorong penganekaragaman konsumsi pangan. Program Desa B2SA sendiri akan menyasar 809 lokasi di 50 kabupaten/kota.
Rinna juga mengungkapkan bahwa aspek keamanan pangan pun dijamin melalui pengawasan pre market dan post market. Beberapa diantaranya melalui program Pasar Pangan Segar Aman (PAS AMAN) yang menyasar pada pasar tradisional sebagai upaya pengawasan keamanan pangan pasar rakyat.
Selain itu, Bapanas juga menyediakan website yang berisi informasi tentang produk yang telah lolos sertifikasi keamanan pangan sehingga dapat menjadi acuan masyarakat untuk belanja produk makanan yang dapat diakses secara gratis melalui sipsat.badanpangan.go.id.
"Hal ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga meningkatkan kualitas gizi masyarakat, mendukung pembangunan sumber daya manusia yang lebih unggul," tuturnya.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
- 6
- 7
- 8
- 9
- 10
-
Komisi VI DPR RI Sidak Jasa Marga, Pastikan Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2025
-
Tersangkut Kasus Kredit Fiktif, DPRD Pertanyakan Proses Benny Pimpin Bank Jatim Cabang DKI
-
Menkes Imbau Pemudik Rajin Cuci Tangan Cegah Diare
-
Syamsu Rizal Dukung Transformasi Digital untuk Pemerataan Internet
-
763 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek pada H-10 Hingga H-6 Lebaran